FAQ Project Panduan Standard Ketentuan Policy Meeting Keanggotaan
IPv4 Anda: 38.107.191.101    
Cari Whois :
 
Berita Terkini
 
Pendaftaran APNIC Training & APJII OPM 2009 telah dibuka!
Kepada Yth.
Anggota APJII & Direct Member IDNIC

Bersama ini kami sampaikan bahwa pendaftaran ... more>>
APNIC 26 Meeting, 25 - 29 August 2008. Christchurch - New Zealand
APNIC invites you to Christchurch, New Zealand, for APNIC 26. Official website
 more>>
AS number change could affect Internet routing from 1 January 2009
Manufacturers urged to upgrade routers and network management
software to support the use of ... more>>
 
 
 
APRICOT2004:SIG-Policy APNIC17 | NAT Sangat Menyulitkan


Salah satu presentasi menarik di sesi kedua SIG-Policy adalah dari IIJ mengenai penggunaan NAT dengan judul presentasi "NAT is evil" oleh Randy Bush dan Keith Moore.




NAT menterjemahkan alamat asal dan tujuan ke dalam paket IP. NAT juga bisa menterjemahkan IP Address publik ke IP Address Privat maupun antar network IP Privat.




Dalam kasus Assignment IP Dinamik, setiap NAT bertanggungjawab membuat tabel pemetaan atas address space yang digunakan. Host yang berada dibelakang NAT Dinamik, mendapat assigment dari DHCP. Selain itu, setiap aplikasi yang berjalan dibawah NAT harus memiliki aplikasi tambahan pendukung NAT yang berbeda yang disebut ALG(Aplication Layer Gateway). NAT biasanya memerlukan dukungan ALG untuk FTP, DNS, SNMP dan lain-lain.




Problem yang ditimbulkan oleh NAT:

- Memecah routing global.

- Memecah Fragmentasi IP.

- Host-to-Address Binding menjadi tidak stabil

- Menambah rumit implementasi aplikasi baru.

- Menjadikan Network management menjadi semakin rumit.




Ada asumsi yang menyatakan bahwa NAT lebih aman. Pertanyaannya apakah NAT melindungi/menghambat serangan Worm,virus, Ddos,. Semua lebih terkait dengan pengamanan disisi Firewall.




Bila Network anda masih menggunakan NAT, disarankan melakukan sejumlah langkah berikut:

- Melakukan desain kebutuhan sesungguhnya dari network anda menggunakan IP Publik.

- Kontak NIR/RIR untuk meminta alokasi IP Tambahan dengan fakta tadi.

- Berikan IP Publik kepada pelanggan anda.




Randy Bush juga menyatakan banyak ISP-Kolonial yang masih saja memberikan batasan pemberian assignment IP Addrerss tidak lebih dari /27 per-pelanggan yang mengakibatkan setiap pelanggan harus melakukan NAT,dengan alasan RIR tidak mau memberikan tambahan alokasi IP. Alasan seperti ini adalah tidaklah benar. RIR/NIR akan memberikan assignment IP tambahan selama ada justifikasi teknis yang mendukung. Bila IPv4 dianggap kurang untuk merenumber NAT, maka IPv6 Address merupakan solusi yang ampuh untuk masalah renumbering.




Di IETF sendiri bahkan tengah dilakukan pembahasan untuk tidak merekomendasikan penggunaan NAT oleh ISP.
ISP disarankan untuk memberikan assignment kepada pelanggan mereka sesuai rekomendasi diatas.




Selengkapnya mengenai presentasi ini bisa dilihat di: http://www.apnic.net/meetings/17/programme/sigs/policy.html




Jadi bagi ISP yang masih mengimplementasikan NAT, silahkan mempertimbangkan alasan teknis dari komunitas internet global ini.


 
 

.: Pelayanan | Berita | Proyek | Sponsor | Hubungi Kami .:
© 2007 - INDONESIA NETWORK INFORMATION CENTER
Comments to: programmer@idnic.net

Warning: Unknown(): write failed: No space left on device (28) in Unknown on line 0

Warning: Unknown(): Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/var/lib/php4) in Unknown on line 0