FAQ Project Panduan Standard Ketentuan Policy Meeting Keanggotaan
IPv4 Anda: 38.107.191.100    
Cari Whois :
 
Berita Terkini
 
Pendaftaran APNIC Training & APJII OPM 2009 telah dibuka!
Kepada Yth.
Anggota APJII & Direct Member IDNIC

Bersama ini kami sampaikan bahwa pendaftaran ... more>>
APNIC 26 Meeting, 25 - 29 August 2008. Christchurch - New Zealand
APNIC invites you to Christchurch, New Zealand, for APNIC 26. Official website
 more>>
AS number change could affect Internet routing from 1 January 2009
Manufacturers urged to upgrade routers and network management
software to support the use of ... more>>
 
 
 
Cina Adopsi Protokol Misterius IPv9


Detikcom - Jakarta,06/07/2004 : Cina mengklaim telah mengadopsi
protokol internet versi 9 (IPv9). Masalahnya, hingga saat ini tidak ada lembaga
standar yang mengetahui apa sebenarnya IPv9 tersebut.

Klaim bahwa Cina menerapkan IPv9 tersebut disampaikan pada
sebuah seminar akhir bulan lalu di Universitas Zhejiang. Dalam kesempatan itu
disebutkan bahwa IPv9 sudah diadaptasi secara resmi pada sektor komersial dan
sipil.


Setahun belakangan protokol internet versi 6 (IPv6) semakin
nyaring digembar-gemborkan. Teknologi yang didesain untuk menggantikan protokol
lawas versi 4 (IPv4) ini mulai diujicoba oleh berbagai negara, termasuk Indonesia.


Kabar bahwa Cina menerapkan IPv9 cukup mengherankan, meski
bukan sebuah kejutan. Pasalnya, sebelum ini Cina telah beberapa kali mengeluarkan
standar yang berbeda untuk teknologi di negerinya. Sebut saja EVD (enhanced
versatile disc), standar pengganti DVD dan WAPI (Wired Authentication and Privacy
Infrastructure), standar Cina untuk Wi Fi.


Lucunya, nama IPv9 pernah digunakan dalam sebuah 'lelucon 1
April' (april mop) sejak tahun 1994. Dan sampai saat ini belum ada standar resmi
di lembaga standar internasional manapun yang tercatat dengan nama itu.


Pertebal Tembok Besar Virtual


Seperti diberitakan harian Cina Xinhua, Selasa (06/07/2004),
IPv9 berdasarkan pada metode komputansi 10 digit. Menurut Xie Jianping, pendiri
tim IPv9, standar ini memiliki protokol alamat, protokol nameplate, protokol
transisi hingga peraturan nama domain yang berbeda.


Meskipun mampu bekerjasama dengan standar IPv4 dan IPv6, Xie
menjamin IPv9 dapat memisahkan secara jelas antara ketiga standar tersebut.
Ini bisa berarti dunia Internet Cina akan terpisah dari negara-negara lain,
mempertebal 'Tembok Besar Virtual' yang sekarang terbentuk akibat sensor internet
di Cina.


Seperti standar lain yang telah ditetapkan pemerintah Cina
sebelum ini, IPv9 akan dipopulerkan dengan sokongan swasta. Shanghai Jiuyao
Digital Network telah ditunjuk untuk peran tersebut, bekerjasama dengan China
Telecom, China Unicom, China Mobile dan China Netcom.


Ahli jaringan dari Inggris masih meragukan keberadaan protokol
tersebut. "Sejauh belum ada spesifikasi teknis yang disiarkan secara publik,
saya kira teknologi ini masih belum bisa dikategorikan nyata," ujar Matt
Ford, ketua Gugus Tugas IPv6 Inggris kepada The Register, Selasa (06/07/2004).



 
 

.: Pelayanan | Berita | Proyek | Sponsor | Hubungi Kami .:
© 2007 - INDONESIA NETWORK INFORMATION CENTER
Comments to: programmer@idnic.net

Warning: Unknown(): write failed: No space left on device (28) in Unknown on line 0

Warning: Unknown(): Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/var/lib/php4) in Unknown on line 0